HUKUM INTERNASIONAL KEMANUSIAAN HII PERLU PERHATIAN TAHANAN POLTIK DI KOLONIAL INDONESIA TERADAP ANA

Keterangan Gambar : Tentara Pembebasan Nasional Papua barat TPN PB


Aturan-aturan dasar HHI

  1. Orang yang hors de combat dan orang yang tidak ambil bagian dalam permusuhan dilindungi dan diperlakukan secara manusiawi.
  2. Membunuh atau mencederai musuh yang menyerah atau yang hors de combat adalah dilarang.
  3. Korban luka dan korban sakit dirawat dan dilindungi oleh peserta konflik yang menguasai mereka. Lambang “Palang Merah” atau “Bulan Sabit Merah” harus dihormati sebagai tanda perlindungan.
  4. Kombatan dan orang sipil yang tertangkap harus dilindungi terhadap tindakan kekerasan dan pembalasan. Mereka berhak untuk berkorespondensi dengan keluarga dan menerima bantuan kemanusiaan.
  5. Tak seorang pun boleh dikenai penyiksaan, hukuman badan, ataupun perlakuan yang kejam atau merendahkan martabat.
  6. Pihak peserta konflik dan anggota angkatan bersenjatanya tidak mempunyai pilihan yang tidak terbatas menyangkut cara dan sarana berperang.
  7. Pihak peserta konflik membedakan setiap saat antara penduduk sipil dan kombatan. Penyerangan diarahkan hanya terhadap sasaran militer.

CONTOH

Contoh yang terkenal tentang aturan semacam itu antara lain adalah larangan menyerang dokter atau ambulans yang mengenakan lambang Palang Merah. Merupakan larangan pula menembak orang atau kendaraan yang mengenakan bendera putih karena bendera tersebut, yang dianggap sebagai bendera gencatan senjata, menyatakan niat untuk menyerah atau keinginan untuk berkomunikasi. Dalam kasus yang pertama ataupun yang kedua, orang yang dilindungi oleh Palang Merah atau bendera putih diharapkan menjaga netralitas, dan mereka sendiri tidak boleh melakukan tindakan-tindakan mirip perang (warlike acts). Justru, melakukan kegiatan perang dengan bendera putih atau lambang palang merah itu sendiri merupakan pelanggaran atas Hukum Perang.

Nama nama angoto TPN PB ada dalam Tahanan politik TERALI BESI KOLONIAL INDONESIA. 1. RAMBO WONDA 2.YOGOR TELENGGEN. 3. TIER WONDA. 4. HONIARA WONDA. Butuh Perhatian dari pihak lembaga hukum dan hukum internasional serius kepada angoto TPN PB yang dalam Terali ruji kurungan penjara Kolonial Indonesia.

TNI POLRI INDONESIA PELANGARAN BESAR.HUKUM KEMANUSIAAN. internasional

Rumah sakit di Indonesia, lebih khusus west Papua, orang asli west Papua mati dalam rumah sakit 24jam ini menjadi pertanyaan adalah apa arti dari palang merah.

Palang merah internasional.perlu ketahui. Tindakan NKRI atau palang merah Indonesia, Lebih khusus west Papua. rakyat west Papua matai dalam rumah dikit ampir setiap hari, korban nyawa orang asli west Papua.

Honiara Wonda. angoto TPN Papua barat. pasukan purom okiman Wenda. Biasa Peran dengan Tentara Indonesia, di wilayah puncak jaya dan wilaya lani jaya west Papua.demi. mereka adalah tentara nasional Papua TPN PB mereka ada pembelaan terhadap rakyat West Papua dan leluhur bangsa west Papua.kolonial Indonesia berhasil tangkap pasukan TPN PB nama Honiara Wonda, rasanya kesel kepada TNI POLRI INDONESIA , sudah tangkap bawah ke rumah sakit lalu mereka Tembak di kaki selerakan dengan senjata milik TNI. Rumah sakit banyangkara menjadi pertanyaan besar bagi rakyat west Papua.

Aturan-aturan dasar HHI

  1. Orang yang hors de combat dan orang yang tidak ambil bagian dalam permusuhan dilindungi dan diperlakukan secara manusiawi.
  2. Membunuh atau mencederai musuh yang menyerah atau yang hors de combat adalah dilarang.
  3. Korban luka dan korban sakit dirawat dan dilindungi oleh peserta konflik yang menguasai mereka. Lambang “Palang Merah” atau “Bulan Sabit Merah” harus dihormati sebagai tanda perlindungan.
  4. Kombatan dan orang sipil yang tertangkap harus dilindungi terhadap tindakan kekerasan dan pembalasan. Mereka berhak untuk berkorespondensi dengan keluarga dan menerima bantuan kemanusiaan.
  5. Tak seorang pun boleh dikenai penyiksaan, hukuman badan, ataupun perlakuan yang kejam atau merendahkan martabat.
  6. Pihak peserta konflik dan anggota angkatan bersenjatanya tidak mempunyai pilihan yang tidak terbatas menyangkut cara dan sarana berperang.
  7. Pihak peserta konflik membedakan setiap saat antara penduduk sipil dan kombatan. Penyerangan diarahkan hanya terhadap sasaran militer.

CONTOH

Contoh yang terkenal tentang aturan semacam itu antara lain adalah larangan menyerang dokter atau ambulans yang mengenakan lambang Palang Merah. Merupakan larangan pula menembak orang atau kendaraan yang mengenakan bendera putih karena bendera tersebut, yang dianggap sebagai bendera gencatan senjata, menyatakan niat untuk menyerah atau keinginan untuk berkomunikasi. Dalam kasus yang pertama ataupun yang kedua, orang yang dilindungi oleh Palang Merah atau bendera putih diharapkan menjaga netralitas, dan mereka sendiri tidak boleh melakukan tindakan-tindakan mirip perang (warlike acts). Justru, melakukan kegiatan perang dengan bendera putih atau lambang palang merah itu sendiri merupakan pelanggaran atas Hukum Perang.

Indonesia tidak makmur tentang hukum internasional.indonesia tidak tunduk pada aturan internasional, rumah sakit Indonesia adalah saran TNI POLRI Bing bais kopassus Intel Indonesia memantau dalam Rumah sakit Indonesia.

Honiara Wonda. angoto TPN Papua barat perang aktif perlawanan musuh TNI POLRI INDONESIA hari ini ada dalam tahanan kolonial Indonesia butu bantuan hukum internasional tentang angoto TPN yang dalam Terali ruji kurungan besi kolonial Indonesia.

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.